Belajar Taktik Sepak Bola Modern

Dari Amerika Selatan, Brasil dan Argentina juga menggunakan taktik ini. Dalam pertahanan sepakbola terdapat tiga taktik yaitu pertahanan yang dilakukan secara individu, pertahanan yang dilakukan secara bersama, dan pertahanan gabungan dari keduanya. Ketiganya bertujuan untuk menghambat bola sehingga tidak membahayakan gawang dari serangan lawan. Dengan formasi, maka pola penyerangan dan pertahanan akan terkoordinir dengan rapi dan kerjasama akan jauh lebih terarah.

Semua pemain harus ikut bertahan setiap kali tim kehilangan bola, sebagaimana pula semua pemain harus ikut menyerang ketika tim menguasai bola. Sebelum memasuki lapangan, pelatih harus menetapkan terlebih dahulu dimana tim akan mulai menekan lawan ketika mereka menguasai bola. Grup taktik diartikan suatu siasat yang dijalankan dua orang pemain atau lebih dalam melakukan pertahanan dan penyerangan untuk mencari kemenangan secara sportif pada suatu pertandingan. winger pemain winger beroperasi di pinggir lapangan, pemain ini bekerja sbg menyampaikan bola untuk striker yang siap menerima bola di hadapan. pemain ini biasanya memiliki kecepatan dan akselerasi yang tinggi agar dapat berlomba dengan winger lawan dalam adu lari.

Begitu juga dengan pergerakan bertahan kedua striker Atletico yang turun ke bawah dan mengisi area no . 10 (zona 8). Yang pertama, hal tersebut dilakukan agar lini tengah Atletico tidak secara langsung berhadapan dengan serangan Real Madrid yang mengarah ke center. Alternatif ini pun pada akhirnya menciptakan pola bertahan yang ideal bagi Atletico. Karena sukses, tak hanya diterapkan oleh pelatih-pelatih hoki lain, pendekatan Gorman juga digunakan dalam olahraga lain. Dalam Basket, forechecking diadopsi menjadi full-court pressure defense.

Selain mereka, hampir semua benua memiliki tim dengan formasi ini. Ghana memampatkan lima gelandangnya di lapangan tengah untuk menyongkong Asamoah Gyan sebagai satu-satunya striker.

Di dalam situasi yang memungkinkan libero dapat bergerak ke depan untuk menyerang tanpa memiliki suatu risiko, karena ia tidak dipaksa memerhatikan seorang lawan. Dari posisi belakang, libero mempunyai pandangan yang baik terhadap permainan, dan dapat langsung mengontrol seluruh pertahanan. Dengan posisi pemain yang baik, maka penyerangan yang langsung dari lawan ke arahnya dengan mudah dapat digagalkan dengan gerakan yang pasti.

Bahkan setiap posisi pemain dalam system tertentu memerlukan kualitas pemain yang tidak sama. Man to man artinya cara bertahan satu lawan satu yang dilakukan didaerah pertahanan setiap pemain yang masuk kedaerah yang dijaganya harus dikawal dengan ketat kemanupan dia bergerak didalam daerah yang harus dipertahankannya. Jika pemain penyerang keluar dari daerah yang dijaganya, maka menjaga bukan tugasnya lagi. Akan tetapi, penjaga tersebut harus selalu siap dan waspada terhadap kemungkinan adanya pemain lain yang masuk kedaerah yang dijaganya. Pola perahanan bisa diterapkan seandainya para pemin mempunyai teknik yang baik untuk bertahan.

Kedua pemain penyerang tengah mampu membahayakan bagi gawang lawan secara permanen. Untuk membuyarkan pertahanan lawan, kedua penyerang tengah ¡ni harus sering bertukar posisi dan mencoba untuk mengacaukan konsentrasi bek lawan. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi merupakan akibat yang disebabkan oleh jumlah opsi alami dan besaran ruang kerja di flank yang lebih sedikit dan kecil dibandingkan center.

Dengan formasi, maka pola penyerangan dan pertahanan akan terkoordinir dan kerjasama akan lebih terarah. Setiap formasi mempunyai cirri-ciri dan menuntut kualitas atau tingkat kemampuan pemain yang berbeda-beda. Bahkan setiap posisi dalam system tertentu memerlukan kualitas pemain yang tidak sama.

Dengan pendekatan seperti itu, Solskjaer berharap pemain belakang lawan kesulitan memberikan bola ke sektor tengah untuk membangun serangan. Strategi ini membuat pemain belakang lawan minim opsi saat ingin memberikan umpan. Hanya saja strategi ini cukup berisiko jika tim lawan bisa keluar dari pressing tinggi para pemain Man United. Dalam tim yang baik, bertahan tidak hanya dilakukan oleh pemain belakang saja.

Pertandingan di dalam sebuah turnamen akan selalu berubah, begitu pula konsep taktik dari masa ke masa pun berubah. Sebagai permulaan biasanya manajer yang gemar memainkan pemain pivot menggunakan taktik atau yang akan bertransformasi pada saat transisi dari fase menyerang ke bertahan. Organisasi pertahanan dengan sistem libero mempunyai banyak kekuatan untuk membangun permainan dan memimpin penyerangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *